Halo!
Saat aku nulis ini berarti aku sedang ingat kamu. Entah
sampai kapan aku akan ingat kamu sebelum aku lupa dan semua ini tersimpan di
pikiran ku saja ijinkan aku buat sampaikan semua ini kekamu.
Aku tau, saat ini kamu sedang menikmati kehidupan baru
bersama pasanganmu. Entah bagaimana cerita nya itu adalah cerita yang bagus
versiNya, aku ikut bahagia.
Saat dimana aku memilih untuk mencari jalan ku sendiri tanpa
kamu, kita pun pada akhir nya memilih jalan masing-masing bukan? Tanpa kata,
tanpa perpisahan. Aku tak apa.
Beberapa kali mengujungi mu dalam dunia yang tidak nyata
hanya untuk melihat kamu baik-baik saja, itu menjadi kebiasaan bagi ku untuk
menyakinkan diri ini bahwa memang kamu sudah semakin jauh. Tapi aku bisa
melihat kamu.
Saat ini aku sedang dalam masa dimana aku harus melanjutkan
hari-hari ku yang memang aku ingin kan. Kantor baru, teman baru, dan tentunya
tempat tinggal baru. Ya aku pindah kantor dan kos. Hehe
Saat dimana kamu mengunjungi ku secara diam-diam untuk menjadi
orang lain, aku tau itu kamu. Terlalu mudah untuk di tebak.
Barang sepatah katapun tidak pernah terucap diantara kita,
selanjutnya yang seperti itu akan menjadi kenang dalam waktu yang lama. Perlukah
kita bicara? Ucapku dalam hati sembari masih dalam persepsiku sendiri.
Dulu, kamu sering tiba-tiba telpon dan aku senang. Saat ini
jika aku mau, aku bisa saja melakukan itu melalui media apa saja. Tapi akan
menjadi kesalahan jika aku melakukannya. Aku memilih untuk tetap diam.
Aku akan selalu ada dalam persepsiku sendiri. Senang bisa
mengenalmu sampai detik ini. 😊

Komentar
Posting Komentar